Jumat, 07 Agustus 2015

La La Love

Chapter 1~




                            1.Cupcake
    
Aduh,kok tugas bisa banyak kaya gini sih,”keluh Ivi,
‘iya nih,malah tugas matematika nya 60 soal lagi,ya tuhan... bisa-bisa kepala aku ada asapnya kaya gunung sinabung ini”jawab Emmelie,
 “ih kamu kelihatan bohongnya,mana bisa kepala kita keluar asap,emangnya kepala kita ini kawah gunung?!”jawab ivi balik,
”idih vi,aku kan Cuma ngasih kiasan kalii,oh iya nih by the way on the way busway aku mau pulang duluan yahh,kaka aku udah jemput tuh,bye bye ivi~”,ucap emmelie sambil berjalan menuju kakak laki lakinya yang sudah menunggu di seberang jalan,
”iyadeh,bye~hati-hati ya~”jawab ivi.

“Pengen beli cupcake ahh,daripada bete mikirin tugas,mendingan aku refresh nih otak”gumam ivi sambil menuju ke tempat patisserie langganannya.
Setibanya di toko pattisserie langganannya,ivi masuk ke dalam dan melihat-lihat cupcake kegemarannya,sambil ia berjalan,tak sengaja ada seorang pelajar laki-laki yang terlihat 2 tahun lebih tua dari ivi juga melakukan hal yang sama,dan tak sengaja keduanya bertabrakan,lalu
“aduhh,apa-apaan sih?! Main nyosor-nyosor aja,ga liat apa aku lagi ngeliat-liat”kata ivi,
”maaf,aku sedang mencari cupcake kesukaan adikku,”jawab pelajar laki-laki itu,
lalu ivi menatap wajah pelajar tersebut lalu tiba-tiba ia bergumam”oh my gosh!k-ka Adit?!”lalu pipinya menjadi blushing dan pelajar yang diketahui bernama adit itupun berkata
”k-kamu kenapa?kok tiba-tiba blushing?!”,
”ng-ngga kok,a-aku biasanya gini kalo lagi shock” jawab ivi,
”oh baiklah,kamu suka cupcake?”tanya adit,
”iya,ini moodbooster aku,kaa”jawab ivi,
”iyadeh,nih aku beliin kamu cupcake,sebagai permintaan maaf aku”kata adit,
”ha?j-jangan kaa,gapapa kokk,aku gamarah kok”,jawab ivi,
”udah ambil aja,aku ikhlas kok”kata adit sambil tersenyum manis dan memberi cupcake pada ivi,
”m-makasih ya kak”jawab ivi,dan seketika pipinya semakin merah gara-gara kelakuan adit terhadapnya.
 “yaudah aku pergi dulu ya,kamu hati hati”kata adit sambil meninggalkan ivi,”iya kaa,kaka juga hati-hati yah”jawab ivi.

“huhhh,greget banget sihh hari ini”ivi menghela nafas sambil pergi dari toko patisserie.
Setibanya dirumah,ivi malah langsung mengambil handphonenya lalu mengambil foto dari cupcake yang diberikan oleh adit kepadanya,dengan ekspresi yang kegirangan,ivi mengunggah fotonya ke instagram dengan caption “he gave me my favorite cupcake,gosh,gosh,gosh!”tulisnya. lalu emmelie mengomentari foto yang ia upload dengan kata
“@adamouivi ihh blagu banget sih kamu vi,itu cupcake kamu juga tuhh yang beli,pake ‘he’ ‘he’ segala lagi”,
”ihh,enak aja ini emang dibeliin,sama orang yang aku kagumi sejak pertama kali masuk sma @deforestemmelie”balas ivi,
”@adamouivi iyadeh,besok ceritain okey?!”,
”iyadehh,bawel!”balas ivi lagi.
Lalu mamanya ivi datang dan heran melihat ivi senyum-senyum gajelas melihat cupcake itu,
”idih,kamu kenapa vi?kok kaya gitu sih ngeliatin cupcakenya?ciee jangan-jangan dari pacar baru ivi ya?”goda mamanya,
”ihh mama,enak aja”lalu ivi berlari menuju kamarnya,dan duduk di atas tempat tidurnya sambil berpikir
”makan,ngga,makan,ngga,makan..., makan aja deh,daripada cupcakenya jadi gabagus lagi,ka adit kan ngasih cupcake ini ke aku kan untuk aku makan,bukan buat dijadiin pajangan”gumamnya,lalu ia memakan cupcake tersebut dengan penuh perasaan karena saking sayangnya ia kepada cupcake pemberian adit itu.
Usai melahap cupcake tersebut,ivi pergi mandi,saat mandi pun ia bersenandung kegirangan karena kejadian tadi,setelah ia selesai mandi,ivi melihat handphonenya lalu ia mendapat pesan dari emmelie,yang berisi
”vii!tugas geografi halaman 135-150 udah selesai belum?! Besok dikumpulin lohh! Aku juga belum selesai ini,kalo mau ngerjain bareng,cepetan langsung kerumah aku,secepatnya”,ivi pun panik karena ia juga belum menyelesaikan tugas tersebut,ia melihat ke jam dinding,jam sudah menunjukkan pukul 19:15,
”ya tuhan! Selesai gak yahh,udah jam segini lagi”kata ivi sambil bergegas mengganti pakaian dan langsung mengemasi buku –buku yang ia akan gunakan untuk mengerjakan tugas tersebut. Ivi langsung menuju ke mamanya dan berkata
”ma,aku kerumah emmelie ya,daa ma,aku buru-buru nihh”,
”ehh iyaa,hati-hati,jangan pulang kemalaman”jawab mamanya,
”iya maa,aku pergi dulu”.
Setibanya dirumah emmelie,ivi langsung mengeluarkan buku-bukunya,dan segera mengerjakan tugas-tugas yang diberikan. Tak lama kemudian emmelie bertanya
”ehh vi,zat fosfor di laut ambon itu mengakibatkan laut ambon tampak berwarna apaan sih?”,
’ya ampun,masa kamu gatau sih lie? Ya berwarna ungu lah,”jawab ivi,
”iyadeh,aku paling males banget pelajaran geografi ini,soalnya agak susah,mendingan sosiologi dehh”kata emmelie,
”iyadeh yang nantinya mau jadi sosiolog”kata ivi.
Saat jam telah menunjukkan pukul 21:45,mereka telah menyelesaikan tugasnya lalu ivi mengemas barang-barangnya,lalu ivi berkata
”ehh lie,lain kali kalo ada tugas lagi ngerjainnya di rumah aku ya!”,
”iyadeh,iya kita kan ganti-gantian buat tugasnya dirumah siapa,yaudah hati-hati yah pulangnya,bye~”jawab emmelie,
”oke,bye~”balas ivi.
Setibanya ivi dirumahnya,ia langsung mengganti bajunya dengan piyama,dan mencuci wajahnya,setelah itu ia langsung pergi tidur,ia melupakan makan malamnya karena ia terlalu lelah mengerjakan tugas yang banyak tadi.saat ivi sudah hampir tertidur,tiba-tiba ia teringat kejadian tadi siang di toko patisserie,ia malah jadi menghayal jika adit menembaknya,hal itu ,membuatnya senyum-senyum sendiri,lalu tak lama kemudian,ia tertidur.
Keesokan harinya, ia terkejut melihat jam dinding,jam sudah menunjukkan pukul 07:00 ia langsung bergegas menuju kamar mandi dan terburu-buru mandi dan langsung bersiap memakai seragam dan menyiapkan buku-buku pelajarannya. Setelah itu,ia bergegas ke meja makan untuk segera mengambil sarapannya untuk dimakan di perjalanan. Setibanya ia disekolah, sudah pukul 07:28 nyaris saja ia terlambat dan ia segera menuju ke kelasnya.
Setibanya dikelas,ia langsung duduk di tempat duduknya tepat di samping emmelie,lalu emmelie bertanya
“kok telat sih?kenapa?”,
”gapapa kok,cume kelamaan bangun aja hahaha,”jawab ivi,lalu emmelie menjawab
 “iyadeh”.
tak lama kemudian bel pelajaran pun berbunyi,guru tiba di kelas,dan pelajaran di mulai.saat bel istirahat berbunyi,ivi dan emmelie berjalan menuju kantin untuk makan, setibanya mereka di kantin,mereka langsung memesan makanan kepada auntie kantin,begitu mereka memanggil ibu kantin. Sambil menunggu pesanan mereka datang, emmelie teringat dengan foto cupcake di instagram ivi kemarin,lalu emmelie bertanya
“oh iya vi,by the way on the way busway,cupcake kemaren dari siapa sih? Kayaknya tu orang spesial banget sampe kamu upload fotonya kie instagram”,
”ohh itu cupcake dari ketua osis yang aku suka waktu MOS,dia itu kayaknya romantic banget,soalnya kamu tau kan? Waktu Mos, aku orangnya jutek banget,paling anti-senyum,terus pas dia ngeliat aku kaya gitu,dia nyuruh aku senyum dan kata-kata bahwa senyum itu bagus untuk aku sendiri bahkan orang yang ngeliat senyumku.dia bahkan bilang kalo dia aja suka ngeliat senyum aku”jawab ivi.
Saat ivi menjawab pertanyaan emmelie,auntie kantin pun datang membawa makanan pesanan mereka,lalu mereka makan, sambil makan emmelie bertanya lagi
”siapa sih vi? Aku kurang merhatiin dih waktu mos,jadi wajar aja ya kalo naku gatau bahkan ketua osisnya siapa hahaha..”,
”ka Adit,aku ngerasa nyaman aja kalo deket dia,soalnya dia itu dewasa banget,kadang-kadang aku ngerasa melting-melting gimana gitu kalo deket dia,ahhh~”jawab ivi,
”seriusan kamu vi? Ka adit anak kelas 12 ipa yang cetar membahana badai lalu lintas menggetarkan dunia akhirat itu?!”tanya emmelie lagi.
”iya,kenapa sihh? Alay banget sampe menggetarkan dunia akhirat,dia Cuma menggetarkan hati aku seorang kok hahahaa...”jawab ivi,
”kamu ga takut sama sandra,si cewek yang cantiknya anti badai katulistiwa yang melanglang buan di cakrawala itu?”kata emmelie,
”ihh kamu kok alay banget sihh lie? Jangan jangan kamu sepupunya syahrini yah? Emangnya sandra itu siapa sih? Pacarnya ka adit?” tanya ivi,
”iya emang bukan pacarnya ka adit,tapi denger-denger dia itu suka sama ka adit,lagipula kamu itu bener-bener ga pernah ngeliat dia yah? Dia itu cantik banget tau,rambutnya panjang,poni rata yang rapih,kulitnya putih bersih,baik dan ga sombong lagi,cowok-cowok dikelas kita aja banyak yang suka sama dia,bahkan si radek tergila-gila sama dia”,
”ha? Iyadeh”jawab ivi dengan mood yang agak,menurun.
Setelah mereka selesai makan,mereka membayarkan uangnya ke ibu kantin dan langsung kembali ke kelas. Di perjalanan menuju ke kelas,ivi dan emmelie berpapasan dengan sandra,kejsi,dan aysel,lalu emmelie mencolek ivi dan membisik pada ivi
“ehh,itu tuh,yang nama sandra yang rambutnya panjang dan lurus”,
”ehh iya ya,cantik emang aku kalah telak banget” jawab ivi takjub sekaligus moodnya semakin turun.
Setibanya dikelas,bel pelajaran pun berbunyi,saat itu adalah pelajaran bahasa spanyol,ketika gurunya memberikan catatan,ivi termenung dan bergumam
“ahhh,hancur semua,hancur! Aku harus cari tahu tentang yang namanya sandra-sandra itu,pokoknya harus!”
kemudian ivi berbalik ke belakng dan bertanya kepada soraya,
”aya,kamu tau ngga? Sama cewe yang namanya sandra-sandra itu?”,
”aku tahu kok,yang cantik banget itu kan? Kenapa?”kata soraya,
”coba ceritain ke aku deh,dia itu orangnya kayak gimana sih?”tanya ivi,
”dia itu orangnya cantik,baik,pinter,tapi kejelekannya dia itu orangnya ambisius,dia nggak akan biarin apapun menghalangi apa yang ia inginkan,dia akan menyingkirkan penghalang itu,apapun caranya,dengan cara yang paling licik sekalipun”jawab soraya,
”ha? Masa sih?! Kok bisa gitu sih? Kamu tahu dari mana coba?”tanya ivi lagi,
”aku pernah menyaksikan bahkan seluruh anak osis pernah menyaksikan kalo sandra itu mempermalukan kak elena dengan cara meletakkan lem di kursi tempat duduknya kak elena,sampe rok nya kak elena sobek”jawab soraya,
”kenapa dia ngelakuin itu? Soalnya kak elena deket sama ka adit,terus sandra juga pernah nyeburin kak elena ke kolam ikan dengan sengaja waktu malam pentas seni osis,gara gara ka adit ngegandeng kak elena,padahal itu Cuma sekedar hubungan antara ketua dengan wakil ketua waktu mau kasih kata pembukaan,yang nyuruh mereka ngelakuin itu malah pembina osis sendiri”kata soraya,
”kak elena gak melawan si sandra?”tanya ivi,
”nggak,kak elena takut karena ia tahu betu sifatnya si sandra itu kaya gimana,lagipula kak elena itu orangnya sabar banget,jadi orang kaya sandra itu ga bakalan di gubris sama dia”.
Saat sedang asyik berbincang ternyata bu nelly mengetahui mereka berdua sedang sedang berbincang dan bu nelly menegur mereka
”soraya!ivi! kerjakan tugas yang saya berikan!!! Jangan berbincang saat saya telah menugaskan kepada kalian untuk mengerjakan latihan!”kata bu nelly,
”b-baik bu,maaf”jawab soraya dan ivi,
”oke makasih ya info nya”kata ivi kepada soraya,
”oke sama-sama”jawab soraya.
Saat waktu pulang sekolah tiba,ivi dan emmelie pulang bersama seperti biasanya,lalu emmelie bertanya pada ivi,
”kamu ngomongin apaan sih tadi sama si soraya?penting banget kayaknya,sampai-sampai dimarahin sama bu nelly, hahahaha...”,
”ihh apaan sih kok malah di ketawain,aku nanya tentang si sandra tadi,karena soraya sama sandra dalam organisasi yang sama,jadi aku cukup lengkap juga dapet info tentang si sandra itu”jawab ivi,
”oh iya aku belum kasih satu hal lagi sama kamu kalo sandra itu orangnya licik lohh”kata emmelie,
”sayangnya aku udah tau lebih detil dari si soraya wee”ejek ivi,
”ihh nyolot banget sihh,yaudah kalo kamunya udah tau,huhh”kata emmelie.
Setelah beberapa saat berjalan kaki,emmelie berkata,
”by the way on the way busway aku pulang dulu yah,kaya bisa,kaka aku udah nunggu diditu tuhh dhaa dhaa~”,
”oke bye~”jawab ivi.
Ivi berniat untuk pergi lagi ke toko patisserie langganannya,
“aku bener-bener butuh moodbooster super aku!pokoknya butuh! Dihh lama –lama aku jadi ketergantungan juga sama cupcake”gumamnya.
 Saat ivi melangkah masuk ke dalam toko,ia melihat adit sedang melihat-lihat cupcake entah itu untuk dirinya atau adiknya lagi. Saat ivi berjalan menuju etalase cupcake untuk mencari super moodboosternya,adit meyapanya,tetapi ivi hanya menjawabnya dengan singkat dan nada yang jutek.
Ketika ivi telah menemukan cupcake yang ia cari, ia segera membayar dan pulang dengan membawa cupcake yang telah di bayarnya tersebut dengan meninggalkan adit tanpa sepatah kata pun.

Bersambung. . .

Tidak ada komentar:

Posting Komentar